18th Uni APRO Women’s Committee Meeting, Berkumpulnya Perempuan Pekerja Asia Pasifik

Jakarta sebagai tuan rumah 18th UNI APRO Women’s Committe Meeting(dok Media ASPEK)

Perempuan pekerja adalah keniscayaan, beragam pekerjaan di hampir semua sektor mendudukan perempuan di dalamnya, namun dalam perjalanannya peran perempuan masih di anggap belum setara dengan kaum laki laki. Pembahasan peran perempuan dalam dunia pekerja menjadi bahasan dalam  18th  UNI APRO Women Committee  Meeting.

Bertempat di Hotel Sari Pan Pasific issue perempuan untuk kesetaraan gender di bidang ketenagakerjaan menjadi topik hangat, pada tanggal 20 November 2017, perempuan perempuan hebat yang berasal dari regional Asia Pasific concern untuk membahas peran perempuan. Indonesia sebagai tuan rumah event menghadirkan Presiden ASPEK Indonesia sebagai pimpinan rapat.

Wakil ASPEK Indonesia lainnya yang juga mengikuti 18th UNI APRO Women,s Committe Meeting adalah sis Roro dan juga sis Cicim. Melalui telewicara dengan Tim Media ASPEK Indonesia, Sis Roro yang berasal dari afliasi SP Indosat mengatakan sangat senang berada di antara perempuan hebat mancanegara dan mendiskusikan keberadaan peran dan posisi perempuan di dunia kerja.

Delegasi Malaysia membicarakan tentang permasalahan tentang larangan memakai jilbab untuk pegawai perhotelan, dan sikap federasi pekerja negeri jiran ini menentang keras aturan yang merugikan kaum perempuan, karena keyakinan terhadap Tuhan adalah hak fundamental setiap manusia.

Selain itu di bahas juga solidaritas sesama pekerja perempuan tanpa memandang latar belakang agama dan juga kesukuan. Semoga poin point yang di hasilkan dalam 18th Uni APRO Women’s Committe Meeting akan memberikan dampak positif bagi para pekerja di tanah air dan juga untuk kawasan regional Asia Pasifik.(Tim Media ASPEK/TI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *