DPW ASPEK Indonesia Provinsi Aceh fasilitasi konsolidasi Serikat Pekerja Grand Nanggroe Hotel

Aceh, 25/12/2017 – Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (DPW ASPEK Indonesia) Provinsi Daerah Istimewa Aceh menfasilitasi konsolidasi pengurus dan anggota Serikat Pekerja Grand Nanggroe Hotel  (SP GNH) yang bertempat di Kantor Trade Union Care Center Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

 

Muhammad Arnif yang menjabat sebagai Sekretaris DPW ASPEK Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Aceh mengatakan pentingnya melakukan pertemuan rutin guna menjaga kesolidan dan kekompakan antara pengurus dan anggota, Pengurus juga perlu mengagendakan rapat pengurus minimal 1 sekali dalam sebulan membicarakan rencana kerja atau Issue perjuangan guna menyamakan persepsi agar bisa menyusun strategi dalam hal melakukan advokasi.

 

Ia juga mengatakan apalagi kedepan rencananya SP GNH mau melakukan perundingan perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pihak manajemen Hotel, Tapi sebelum itu SP GNH perlu melukan training PKB agar bisa menyusun konsep dan langkah-langkah dalam melakukan perundingan dengan pihak manajemen, rapat atau pertemuan adalah ruhnya organisasi, tanpa ruhnya mustahil organisasi bisa bergerak.

 

Muzakkir selaku Bendahara DPW ASPEK Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Aceh juga menambahkan pentingnya melakukan pertemuan agar selalu solid dan bisa mencari solusi dalam mengatasi masalah dan agar terciptanya komitmen dari anggota untuk berjuang bersama-sama, apabila ada pengurus yang salah mohon diingatkan agar tidak salah paham, setiap anggota masing-masing punya keinginan atau harapan dan tidak mungkin semua harapan bisa diakomodir oleh pengurus, tujuan organisasi didirikan adalah untuk memperjuangkan kepentingan bersama.

 

Bahwa iuran adalah darahnya organisasi, tanpa iuran mustahil organisasi bisa berjalan dengan maksimal, untuk melakukan pertemuan rutin juga memerlukan dana tidak mungkin mesin bisa digerakkan tapi ada diisi bensin atau minyak dan iuran harus dilakukan pencacatan dan dikelola secara transparan agar tidak terjadi kesalahan pahaman antara pengurus dan anggota.”pungkasnya”(tim.media.aspekindonesia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *