Artikel

LAWAN Kriminalisasi Aktivis Buruh

SIARAN PERS GERAKAN BURUH INDONESIA (GBI) 17 FEBRUARI 2016

MATINYA DEMOKRASI SAAT AKTIVIS BURUH & PEMBELA HAM DIKRIMINALISASI

GBI- Hari ini, Rabu (17/02/2016),Gerakan Buruh Indonesia (GBI) menurunkan ribuan buruh untuk memprotes kriminalisasi terhadap 26 aktivisburuh, 2 pengabdi bantuan hukum dari LBH Jakarta, dan 1 mahasiswa di Mapolda Metro Jaya,Semanggi,Jakarta. Bersama para Pimpinan seluruh Konfederasi yang tergabung dalam GBI, ribuan buruh ini diturunkan juga sebagai bentuk penegasan bahwa gerakan buruh akan terus melawan kebijakan liberalisasi ekonomi Jokowi.

IMG_20160217_125111

Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, meski dikriminalisasi,buruh akan terus berjuang tanpa takut intimidasi dan kriminalisasi.

“Tak sedikitpun kami (buruh) akan mundur dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan rakyat meski banyak intimidasi dan kriminalisasi yang kami dapatkan.” Tegas Said Iqbal.

Said pun mengungkapkan, Kepolisian bisa berdiri secara mandiri karena terlahir dari rahim reformasi, lahir dari darah para aktivis dan buruh.

“Kami berharap Kepolisian jangan sampai kembali menjadi alat rezim untuk mengamankan kekuasaannya.” Cetusnya.

Sementara itu, Juru bicara GBI dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Roni Febrianto mengatakan, Kepolisian telah melakukan upaya kriminalisasi kepada para aktivis dan pembela HAM tersebut dengan menerapkan pasal karet dan dakwaan melawan penguasa (pasal 216 jo Pasal 218 KUHP) saat melakukan aksi 30 Oktober 2015 lalu.

“Padahal, kepolisianlah yang melakukan pembubaran dengan kekerasan dan pengerusakan pada unjuk rasa menolak PP Pengupahan. Sementara, buruh yang tanpa senjata tidak melakukan perlawanan sama sekali.” Ungkap Roni dalam keterangan persnya di Jakarta.

Dijelaskannya,GBI juga menganggap kriminalisasi buruh sebagai upaya membungkam gerakan perlawanan terhadap liberalisasi ekonomi pemerintahan Joko Widodo.

Ditambahkannya, serangan paket kebijakan yang menguntungkan pengusaha dan merugikan buruh terutama adalah PP Pengupahan no 78 tahun 2015.

“PP tersebut membatasi pertumbuhan upah buruh dan menghilangkan hak berunding buruh dalam menentukan upah.”

Tidak hanya itu,aktivis GBI lainnya dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI),Michael menegaskan, kebijakan liberalisasi ekonomi lain yang memukul buruh Indonesia adalah kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dikatakannya, kebijakan ini memberangus kebebasan buruh berorganisasi. Sebab, pemerintah hanya mengakui satu Forum Serikat Buruh/Pekerja dalam Dewan Pengupahan dan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit di wilayah KEK.

“GBI menilai kebijakan KEK sangat bernuansa otoritarian karena akan memunculkan favoritisme pemerintah terhadap serikat buruh/pekerja tertentu dan menyingkirkan serikat buruh/pekerja yang kritis terhadap pemerintah dan pengusaha.” Tegasnya.

Michael pun mengungkapkan, dalam aksi hari ini, GBI menuntut Kejaksaan untuk membatalkan berkas penyidikan Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP).

“Jika Tidak, GBI menilai kejaksaan mendukung munculnya peradilan sesat. GBI akan menunjukan pada publik melalui pengadilan tersebut bahwa tuntutan-tuntutan kejaksaan tidaklah logis dan penuh rekayasa.” Kecamnya.

Untuk itu, dalam aksi kali ini GBI pun menegaskan tuntutannya :

1.Bebaskan 26 aktivis buruh & 2 aktivis pengacara LBH Jakarta, termasuk Sekertaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi dari dakwaan sebagai tersangka lewat pasal karet .

2.Tolak kriminalisasi aktivis buruh dan aktivis LBH oleh Polda Metro jaya.

3. Selamatkan demokrasi Indonesia dari tindakan represip aparat polisi dan pengenaan pasal karet untuk meredam gerakan sosial dan gerakan buruh seperti cara-cara orde baru yang Sangat Anti Demokrasi.

Untuk diketahui, GBI terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan terdiri dari beberapa Federasi Buruh (FSPASI, SBSI 92, FSUI, FGSBM).
IMG_20160217_125111
Terima Kasih

Gerakan Buruh Indonesia (GBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *