Mempunyai PKB Ideal Adalah Keniscayaan Bagi Serikat Pekerja

Suasana diskusi untuk format PKB ideal bagi serikat pekerja(dokumentasi:Putu Raka)

 

Salah satu impian bagi para pengurus serikat pekerja adalah mampu mengagendakan dan merealisasikan sebuah perjanjian kerja bersama yang tertuang secara jelas dan gamblang serta memayungi, mengakomodasi kepentingan anggota untuk tujuan mensejahterakan dengan mengedepankan hubungan industrial harmonis.

Perjuangan untuk goal setting adanya Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja dan pihak management merupakan dambaan semua serikat pekerja, mampukah PKB terwujud dengan segera? Atau malah alih alih PKB seakan menjadi keinginan di awang awang. Mengingat pentingnya PKB untuk pergerakan serikat pekerja. Sektor Ritel & Commerece yang merupakan bagian tak terpisahkan dari federasi ASPEK Indonesia, menyelenggarakan Advance Training ON CBA for ASPEK Commerece yang di selenggarakan di Lotte Shopping Avenue Indonesia, Jalan Professor Doktor Satrio Kavling Nomor 3-5, Karet-Kuningan, Jakarta Selatan, tanggal 15 April 2017.

 

 

Peserta Advance Training ON CBA menyimak penuturan nara sumber tentang draf PKB(Dokumentasi Putu Raka)

 

 

Ruang training Lotte Shopping di penuhi para perwakilan afliasi yang antusias mendengarkan nara sumber yang mengetengahkan tema PKB ideal bagi serikat pekerja. Adapun nara sumber adalah DR Kun Wardhana yang merupakan dewan pakar ASPEK Indonesia, Bro Mulyono yang merupakan Sekretaris Jenderal SP United Tracktor, Putu Raka Pendit, Ketua Litbang ASPEK Indonesia, acara di moderatori oleh Bro Encep Supriyadi yang juga ketua sektor Ritel & Commerce ASPEK Indonesia.

Harapan dari penyelenggaraan workshop ini adalah terjadinya kaderisasi yang memahami seluk beluk pembuatan PKB, mengetahui hak dan kewajiban, adanya komunikasi dan negoisasi, menciptakan hubungan industrial yang harmonis, serta mengeratkan jaringan silahturahmi dengan sesama anggota afliasi di sektor commerece dan ritel.

 

Diskusi kelompok tentang role play PKB(Dokumentasi Putu Pendit)

 

Semoga dengan workshop PKB ini semakin banyak anggota afliasi memahami betapa pentingnya mempunyai sebuah perjanjian kerja sama yang mengakomodir kepentingan anggota dan tak lupa memberi kontribusi positif bagi pihak perusahaan. Tuan rumah acara yang di wakili ketua SP Lotte Avenue, Bro Dadun menyatakan bahwa workshop ini sangat penting bagi siapa pun yang mengikutinya, Dadun menjelaskan bahwa setiap peserta harus aktif untuk bertanya bagaimana merumuskan draf PKB agar pada praktek yang sebenarnya tak di liputi rasa canggung meski harus beradu argumen dengan pihak management.

Semoga workshop PKB memberikan kontribusi positif bagi peserta dan membuat PKB idaman adalah sebuah keniscayaan bagi afliasi ASPEK Indonesia.(Tim Media ASPEK/TI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *