OPINI

Rebo Bin Singo Singo, Ketua DPW ASPEK DKI Jakarta Perjuangan Upah Di Jantung Ibu Kota

Bro Rebo
Rebo Bin Singo Singo Ketua DPW ASPEK DKI Jakarta

Di setiap aksi buruh wajahnya kerap wara wiri diantara para buruh yang berada di jalanan ibu kota, balai kota, istana negara ataupun kantor DPRD sering ia datangi, dia adalah Rebo Bin Singo Singo yang hingga saat ini di amanahi sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah Aspek Indonesia untuk provinsi DKI Jakarta.

 

Saat di temui penulis ketika acara workshop pengupahan, pria kelahiran 9 Agustus 1967 mengungkapkan pandangannya tentang strategi upah, lebih khusus di wilayah DKI Jakarta. Dalam beberapa tahun terakhir ini memang upah buruh mengalami kenaikan namun kenaikan tersebut bukan semata mata karena kemurahan penguasa maupun pengusaha semata, ada perjuangan spartan dari kaum buruh untuk mewujudkan upah layak, salah satu kader buruh berasal dari Hero Supermarket ini pun tak segan segan memberikan pandangannya tentang perjuangan buruh di ibu kota.

 

Perjuangan buruh di DKI cukup berat, yang harus dipersiapkan untuk solidnya buruh di DIKI adalah dengan terus berkonsolidasi, hadangan utama saat perjuangan upah layak adalah dengan hadirnya PP 78 yang sangat memberatkan buruh, dampak ke depan dengan di berlakukan PP 78, paling tidak prediksi kenaikan untuk upah sangatlah kecil dan tak seimbang dengan kebutuhan hidup yang terus meninggi.

 

Pengawalan kenaikan upah DKI mengalami dinamika, dan Rebo Bin Singo Singo selaku ketua DPW Aspek DKI terus melakukan perjuanagan upah murah, ia bersyukur untuk wilayah DKI, Aspek Indonesia mempunyai dewan pengupahan bernama Dedi Hartono S. Sos yang bergiat untuk mengawal upah murah.

 

Rebo Bin Singo Singo terus berharap agar serikat serikat pekerja yang terutama berafliasi dengan Aspek Indonesia terus bergerak bersama, selain itu buruh DKI yang tergabung dalam KSPI bekerja lebih keras lagi agar upah layak untuk pekerja di ibu kota adalah sebuah keniscayaan, selamat bertugas untuk Bro Rebo semoga impian tentang upah layak dapat di wujudkan untuk keadilan sosial bagi pekerja atau buruh pada umumnya.(topik.irawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *